Friday, April 13, 2018

Panitia Pemilihan Kecamatan Ujungjaya Gelar Sidang Pleno DPS Hasil Perbaikan.

Pada Kamis malam 12 April 2018 PPK Ujungjaya mengelar Sidang Pleno Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Acara yang digelar malam hari sekira pukul 20.00 WIB bertempat di Aula Kecamatan Ujungjaya. Hadir pada acara tersebut Camat Ujungjaya, Kapolsek Ujungjaya, Danramil Ujungjaya, Komisioner PPK Ujungjaya, Panwascam beserta jajaran juga tentunya para Panita Pemungutan Suara (PPS) dari tiap Desa se Kecamatan Ujungjaya.

Ketua PPK Ujungjaya Dadang Siagan dalam sambutannya menjelaskan bahwa nantinya pemilih harus membawa KTP elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) selain tentunya surat undangan memilih (C6) sebagai bukti terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hal senada diungkapkan Camat Ujungjaya Didin Hermawan beliau menjelaskan bahwasanya masih banyak penduduk Ujungjaya yang belum memiliki e-KTP yaitu sekitar 844 orang, namun sampai hari Kamis sudah ada 427 orang yang memperoleh SUKET jadi sekitar 417 orang lagi yang belum mempunyai Suket. Pemerintah Kecamatan Ujungjaya terus mendorong perolehan e-KTP atau Suket kepada warga ujungjaya dengan mengeluarkan Himbauan melalui desa desa di Ujungjaya utuk segera melakukan perekaman e-KTP di kecamatan Ujungjaya.

Hasil Pleno menetapkan ada 24.343 daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) terdiri dari 11.889 laki-laki dan 12.454 perempuan. Menurut Anggota PPK Ujungjaya yang membidangi Data Kapak Deni Wijaya "DPSHP ini sebenarnya adalah merupakan Bahan Jadi dari dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) kecamatan Ujungjaya. DPSHP ini akan dibawa ke Rapat Pleno DPSHP KPU Kabupaten Sumedang pada 19 April 2018 dan nantinya kalau sudah ditetapkan tentunya DPSHP tersebut akan menjadi DPT Ujungjaya pada PILkada tahun ini" demikian dipaparkan Deni. 

Masih ada sampai tanggal 19 sebenarnya bagi pemilih yang memang belum terdata dan atau belum memilik e-KTP atau Suket untuk menjadikan namanya tercantum dalam DPT, jadi PPK dan Pemerintah Kecamatan terus menghimbau kepada warga yang belum memiliki e-KTP atau Suket agar segera membuatnya. 

Walaupun nantinya ada daftar Pemilih Tambahan atau DPTb untuk pemilih yang benar-benar ingin memilih dan belum terdata tetapi memiliki e KTP, tapi itu nanti akan menggunakan Surat Suara Tambahan yang jumlahnya tentunya terbatas. Jadi Pastikan Warga Ujungjaya semua terdaftar sebagai pemilih.



Pemilihan Pengurus Harian BKAD Ujungjaya Berlangsung "Menegangkan"

Pada Kamis 12 April 2018, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Ujungjaya mengelar Pemilihan Kepengurusan BKAD periode 2018-2024. Acara yang digelar di Gedung UPK/UPDB Ujungjaya itu dihadiri oleh para anggota Badan Kerjasama Desa (BKD) dari tiap desa yang masing-masing berjumlah 6 orang. Selain itu hadir juga Camat Ujungjaya, para Kepala Desa juga pengurus unit-unit kelembagaan BKAD yaitu ; UPDB/UPK, Tim Verifikasi, Tim Pendanaan Pinjaman (TP2), Badan Pengawas (BP, dan Tim Penyehatan Pinjaman Bermasalah (TPPB).

Acara tersebut digelar untuk memilih Pengurus Harian BKAD yang sudah habis jabatannya yaitu Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Ada 5 orang yang mengikuti pencalonan kepengurusan tersebut, yaitu 2 orang mengikuti pencalonan ketua BKAD, 2 orang untuk Sekretaris BKAD, dan hanya 1 orang yang mengikuti pencalonan bendahara BKAD.

Calon Ketua BKAD yaitu : Bapak Oom Kartomadjaja (incumbent) dan Bapak Rd. Iman Firmansyah (sebelumnya menjabat ketua BP). Calon Sekretaris BKAD yaitu Bapak H Maman Rahman (Incumbent) dan Bapak Cucup (sebelumnya menjabat Anggota Tim Verifikasi). Dan Calon bendahara hanya satu yaitu Ibu Titim Himayah yang merupakan isteri dari Kepala Desa Ujungjaya Bapak Asep Casdita.

Acara pemilihan dipimpin oleh ketua panitia pemilihan yaitu Bapak Hendi Rohendi Hermawan yang juga menjabat Ketua Apdesi juga Kepala Desa Keboncau. Jalannya pemilihan dibagi 3 yaitu pemilihan ketua, pemilihan sekretaris dan pemilihan bendahara. Pemilihan seperti hal nya pemilihan umum atau Pilkada atau juga pemilihan kepala desa. Setiap orang/pemilih diberikan surat suara untuk dipilih dengan cara mencontreng, melingkari dan atau mencoblos pada salah satu nomor dan atau nama calon.

Hasil pemilihan pertama yaitu pemilihan ketua BKAD diperoleh hasil yang signifikan dimana Bapak Rd. Iman Firmansyah terpilih menjadi ketua BKAD Ujungjaya yang baru dengan memperoleh suara 29 suara atau unggul 10 suara dari Bapak Oom Kartomadjaja yang hanya memperoleh 19 suara.

"Menegangkan" pada penghitungan suara calon sekretaris, dimana setelah susul menyusul raihan suara yang cukup ketat, diperoleh hasil akhir Bapak Cucup terpilih menjadi Sekretaris BKAD Ujungjaya dengan memperoleh Suara 26 Suara unggul tipis dari Bapak H. Maman Rahman yang memperoleh 21 suara.

Sementara itu untuk pemilihan Bendahara BKAD, karena hanya ada satu pasangan calon, peserta rapat sepakat untuk menetapkan Ibu Titim Himayah menjadi Bendahara BKAD yang baru menggantikan Ibu Lina Marlina.

Kami tim ujungjaya online mengucapkan Selamat kepada Pengurus Harian BKAD yang baru terpilih, semoga bisa membawa BKAD ujungjaya lebih maju dan Harmonis.







Desa Sakurjaya Gelar Peringatan Isro Mi'raj

Pada Rabu 11 April 2018, Pemerintah Desa Sakurjaya bersama DKM Al-Ikhlas menggelar Peringatan Isra Mi'raj. Acara ini agak berbeda dengan kegiatan peringatan hari besar Islam lainnya karena digelar di Halaman Kantor desa Sakurjaya dan Mesjid Al-Ikhlas pada malam hari sekira ba'da Isya. Hadir pada acara tersebut Kepala Desa Sakurjaya beserta Perangkat, Kapolsek Ujungjaya, Jajaran DKM Al-Ikhlas, Para Ketua RT/RW se Desa Sakurjaya, Ibu-ibu pengajian Al-Hidayah juga warga masyarakat dari Dusun Cilega, Cikoang, Cikuleu dan Citalok.

Adapun penceramah yang mengisi acara tersebut adalah Kyai H. Eme dari Majalengka. Beliau memaparkan sejarah Isra Mi'raj dan Pelajaran yang bisa diambil dari Kejadian tersebut. Penyampaian penceramah yang jelas dan sesekali diselingi guyonan dan nyanyian membuat para jemaah terlihat nyaman menyimak paparan Al Ustad. Salah satu jemaah yang ditemui ujungjaya online Bapak Ade Rasip mengatakan "Kyai Eme memang pandai membawa situasi jamaah, beliau menyampaikan dakwah dengan luwes dan jelas, selingan guyonan dan nyayian membuat kita mustami' tidak merasa jenuh dan ngantuk" jelasnya.



Sunday, March 18, 2018

Syukuran Gusaran dan Lahiran Putri-putri Yayasan Tiara

Keluarga Besar Yayasan Tiara Ajmala Zahra hari-hari ini disibukan dengan kegiatan menjelang Syukuran Gusaran dan Lahiran Putri-putri dari Pimpinan Yayasan Tiara yaitu Bapak Ade Rasip Ibu Hani Herliani. Kegiatan yang akan digelar pada Minggu, 1 April 2018 itu memang membutuhkan persiapan yang matang karena akan mengundang lebih dari 2000 orang dan akan ditampilkan beberapa Kesenian, diantaranya Organ tunggal, Calung, Kuda Renggong, Pentas Seni Pencak Silat, Qasidah Hadroh dan Jaipongan Klasik Kliningan.

Ditanya tentang banyaknya kesenian yang akan ditampilkan, Pimpinan Yayasan Tiara Menjelaskan "Ini sekalian kita memperingati Hari Jadi Yayasan Tiara, terus yang kita tampilkan kebanyakan adalah kesenian asal daerah atau desa sendiri yaitu Desa Sakurjaya, jadi kita ingin mengangkat budaya seni lokal" demikian ujar Ade Rasip yang juga menjabat sebagai Kaur Perencanaan di Desa Sakurjaya.

Semoga acara ini bisa berjalan dengan lancar. dan putri-putri Pak Ade Rasip menjadi Anak-anak yang Sholehah. Amiin.

Undangan.



Monday, February 12, 2018

DPRD Dapil 4 Ikuti Musrenbang Kecamatan Ujungjaya di Keboncau

Tak seperti biasanya, Musrenbang tingkat Kecamatan Ujungjaya tahun 2018 digelar di salah satu desa yaitu Desa Keboncau. Memang banyak hal yang berbeda pada Musrenbang tahun ini diantaranya : dari pakaian ; Peserta laki-laki memakai salontreng, perempuan memakai kebaya, dari usulan; sudah dibahas pada pra musrenbang sebelumnya jadi tidak terlalu melebar dan terdapat usulan yang belum pernah ada pada musren sebelumnya yaitu pengadaan Cator pengangkut sampah. Hal lain yang lebih baik dari sebelumnya adalah kesediaan Para Anggota DPRD dapil 4 yang bersama-sama ikut berdialog dan bermusyawarah.

Musrenbang yang digelar pada Senin, 12 Pebruari tersebut sejatinya adalah musyawah dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Sumedang tahun 2019, namun terkadang seperti biasanya peserta terlarut kedalam Pagu Indikatip Kewilayahan atau PIK yang dana untuk tahun 2019 menurun dratis yang hanya sekitar 556 juta. Dengan difasiltasi FDM Lina Marlina peserta sepakat membagi Pagu tersebut menjadi 60% kegiatan Pisik dan 40% kegiatan lainnya. Akhirnya muncul 3 Usulan yaitu sebagai berikut :
  1. Pembangunan TPT Jalan Cardawinata desa Sukamulya, sebagai pilihan kegiatan Pisik 60%
  2. Pengadaan Cator Pengangkut sampah di Desa Sakurjaya, Cibuluh, Cipelang, Palabuan dan Keboncau
  3. Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Desa Ujungjaya
Proses musrenbang memang sangat dinamis beberapa peserta memanfaatkan kesediaan Dewan yang ikut serta pada musyawarah tersebut. seperti halnya delegasi Sakurjaya yang menanyakan serta mengusulkan beberapa rencana diantaranya ; 
  1. Berharap Status perumahan Pamoyanan menjadi aset Pemda Sumedang dan dikelola oleh Desa Sakurjaya, 
  2. Adanya Stadion Olahraga di wilayah tanah Provinsi di Desa Sakurjaya
  3. Adanya Pengembangan Wisata Air di embung Cibatok Cikuleu
  4. Adanya Bumi Perkemahan di Cikuleu
  5. Adanya tempat atau komplek rest area dan pusat penjualan produk di kawasan Dapung Cilega
  6. Serta adanya Stasiun Penyiaran Televisi Daerah.
Menurut Ade Rasip Kaur Perencanaan Desa Sakurjaya yang mengusulkan hal tersebut, memaparkan bahwa "kita memang harus punya rencana yang beda. tidak hanya jalan, drainase atau yang biasa kita bangun lainnya, sebab ketika jalan sudah bagus, drainase TPT sudah bagus, Pasilitas Masyarakat sudah bagus semua kita harus bisa membangun yang lain, jangan sampai kita kebingungan mau membangun apa ketika dana desa terus ada,  jadi perencanaan besar jangan takut untuk dimasukan kedalam rencana pembangunan". demikian pungkasnya.





Saturday, February 3, 2018

Sakurjaya Persiapkan Musrenbang 2018



Jelang digelarnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2018 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2019, Pemerintah Desa Sakurjaya Sibuk menyiapkan segala sesuatu sebagai bahan Musrenbang. Waktu yang mepet membuat persipan tidak optimal. “Saya terkejut ketika mendapat informasi Desa Sakurjaya harus melaksanakan Musrenbang pada Senin 5 Pebruari 2018, karena kabar tersebut baru diterima hari Jumat. Sementara hari Sabtu dan Minggu kan Libur. Terpaksa hari ini dan besok  kita ga Libur” .Demikian ungkap Kaur Perencanaan Desa Sakurjaya saat ditemui di Kantor Desa Sakurjaya.

Ditanya tentang susunan Acara  Musrenbang Desa Sakurjaya 2018 Ade menjelaskan “ inti musrenbang kan melaporkan kegiatan yang sudah dilaksanakan tahun 2017, Membahas kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun ini (tahun 2018), serta menyusun rencana kegiatan untuk tahun depan (tahun 2019), kami sedang menyusun susunan acaranya. Kita akan mulai jam 08.30 dan semoga bisa selesai sebelum Dzuhur. Saya memang cukup bingung kalo Musrenbang karena itu hajat besar kita semua terutama saya yang mengurusi hal tersebut, bingung karena kan belum ada anggaran, sementara kita harus mengundang banyak orang, rencana kita undang 100 orang peserta ditambah tamu undangan dan Tim Musren Kecamatan. Yah lumayan Pusing lah” demikian pungkasnya.

Musrenbang tahun ini cukup spesial karena akan merumuskan kegiatan tahun 2019 yang notabene akhir dari jabatan Kuwu sekarang ini. Ya semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar.



Monday, January 29, 2018

KPU Verifikasi Faktual Lagi Pasangan Bakal Calon Bupati Sumedang.



Pasangan bakal calon Bupati Sumedang dari jalur perseorangan mesti mengumpulkan syarat dukungan lagi Bahkan syarat dukungan yang mesti dikumpulkan ketiga pasangan ini mesti dua kali lipat dari kekurangan.

Tiga pasangan balon Bupati dari perseorangan ini sesudah dilaksanakan verifikasi administrasi dan faktual masih kurang dari syarat dukungan paling kecil, 62.859 dukungan.

“Hasil pleno KPU tentang verifikasi faktual, kebanyakan pasangan mesti menyerahkan lagi dukungan dikarenakan masih kurang dari syarat paling kecil dukungan. Dukungan yang diserahkan ke KPU mesti dua kali lipat dari kekurangan,” kata Ketua KPU Sumedang, Hersa Santosa.

“Penyerahan perbaikan dukungan dilaksanakan 18-20 Januari 2018. Ketiga pasangan bakal calon perseorangan ini diperbolehkan untuk melaksanakan pendaftaran pasangan calon bersamaan dengan pendaftaran dari partai politik,” katanya.
KPU hendak melaksanakan verifikasi administrasi dan faktual semenjak penyerahan perbaikan dukungan hingga sebelum dilaksanakan kebanyakan pasangan calon memenuhi persyaratan dalam awal Februari.

Pasangan Zaenal Alimin-Asep Kurnia  yang memenuhi syarat 55.706. Pasangan ini masih kekurangan 7.153 dukungan lagi dan sesuai aturan mesti menyerahkan ke syarat dukungan perbaikan dua kali lipatnya atau 14.306 dukungan fotokopi KTP elektronik atau surat keterangan.
Pasangan bakal calon Setya Widodo dan Sonia Sugian sebesar 16.758 dukungan yang memenuhi syarat dan masih kekurangan 46.101 dukungan atau harus menyerahkan  92.202 dukungan lagi.
Sementara itu pasangan Ecek Karyana dan Tatang dukungan yang memenuhi syarat 37.151. Pasangan ini kekurangan 25.708 dukungan dan mesti menyerahkan perbaikan dukungan ke KPU sebesar 51.416 dukungan.