Monday, February 12, 2018

DPRD Dapil 4 Ikuti Musrenbang Kecamatan Ujungjaya di Keboncau

Tak seperti biasanya, Musrenbang tingkat Kecamatan Ujungjaya tahun 2018 digelar di salah satu desa yaitu Desa Keboncau. Memang banyak hal yang berbeda pada Musrenbang tahun ini diantaranya : dari pakaian ; Peserta laki-laki memakai salontreng, perempuan memakai kebaya, dari usulan; sudah dibahas pada pra musrenbang sebelumnya jadi tidak terlalu melebar dan terdapat usulan yang belum pernah ada pada musren sebelumnya yaitu pengadaan Cator pengangkut sampah. Hal lain yang lebih baik dari sebelumnya adalah kesediaan Para Anggota DPRD dapil 4 yang bersama-sama ikut berdialog dan bermusyawarah.

Musrenbang yang digelar pada Senin, 12 Pebruari tersebut sejatinya adalah musyawah dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Sumedang tahun 2019, namun terkadang seperti biasanya peserta terlarut kedalam Pagu Indikatip Kewilayahan atau PIK yang dana untuk tahun 2019 menurun dratis yang hanya sekitar 556 juta. Dengan difasiltasi FDM Lina Marlina peserta sepakat membagi Pagu tersebut menjadi 60% kegiatan Pisik dan 40% kegiatan lainnya. Akhirnya muncul 3 Usulan yaitu sebagai berikut :
  1. Pembangunan TPT Jalan Cardawinata desa Sukamulya, sebagai pilihan kegiatan Pisik 60%
  2. Pengadaan Cator Pengangkut sampah di Desa Sakurjaya, Cibuluh, Cipelang, Palabuan dan Keboncau
  3. Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Desa Ujungjaya
Proses musrenbang memang sangat dinamis beberapa peserta memanfaatkan kesediaan Dewan yang ikut serta pada musyawarah tersebut. seperti halnya delegasi Sakurjaya yang menanyakan serta mengusulkan beberapa rencana diantaranya ; 
  1. Berharap Status perumahan Pamoyanan menjadi aset Pemda Sumedang dan dikelola oleh Desa Sakurjaya, 
  2. Adanya Stadion Olahraga di wilayah tanah Provinsi di Desa Sakurjaya
  3. Adanya Pengembangan Wisata Air di embung Cibatok Cikuleu
  4. Adanya Bumi Perkemahan di Cikuleu
  5. Adanya tempat atau komplek rest area dan pusat penjualan produk di kawasan Dapung Cilega
  6. Serta adanya Stasiun Penyiaran Televisi Daerah.
Menurut Ade Rasip Kaur Perencanaan Desa Sakurjaya yang mengusulkan hal tersebut, memaparkan bahwa "kita memang harus punya rencana yang beda. tidak hanya jalan, drainase atau yang biasa kita bangun lainnya, sebab ketika jalan sudah bagus, drainase TPT sudah bagus, Pasilitas Masyarakat sudah bagus semua kita harus bisa membangun yang lain, jangan sampai kita kebingungan mau membangun apa ketika dana desa terus ada,  jadi perencanaan besar jangan takut untuk dimasukan kedalam rencana pembangunan". demikian pungkasnya.





Saturday, February 3, 2018

Sakurjaya Persiapkan Musrenbang 2018



Jelang digelarnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2018 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2019, Pemerintah Desa Sakurjaya Sibuk menyiapkan segala sesuatu sebagai bahan Musrenbang. Waktu yang mepet membuat persipan tidak optimal. “Saya terkejut ketika mendapat informasi Desa Sakurjaya harus melaksanakan Musrenbang pada Senin 5 Pebruari 2018, karena kabar tersebut baru diterima hari Jumat. Sementara hari Sabtu dan Minggu kan Libur. Terpaksa hari ini dan besok  kita ga Libur” .Demikian ungkap Kaur Perencanaan Desa Sakurjaya saat ditemui di Kantor Desa Sakurjaya.

Ditanya tentang susunan Acara  Musrenbang Desa Sakurjaya 2018 Ade menjelaskan “ inti musrenbang kan melaporkan kegiatan yang sudah dilaksanakan tahun 2017, Membahas kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun ini (tahun 2018), serta menyusun rencana kegiatan untuk tahun depan (tahun 2019), kami sedang menyusun susunan acaranya. Kita akan mulai jam 08.30 dan semoga bisa selesai sebelum Dzuhur. Saya memang cukup bingung kalo Musrenbang karena itu hajat besar kita semua terutama saya yang mengurusi hal tersebut, bingung karena kan belum ada anggaran, sementara kita harus mengundang banyak orang, rencana kita undang 100 orang peserta ditambah tamu undangan dan Tim Musren Kecamatan. Yah lumayan Pusing lah” demikian pungkasnya.

Musrenbang tahun ini cukup spesial karena akan merumuskan kegiatan tahun 2019 yang notabene akhir dari jabatan Kuwu sekarang ini. Ya semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar.