Thursday, December 31, 2015

Tahun Baru 2016

Pimpinan dan segenap karyawan LPK Ajmala Zahra mengucapkan Selamat Tahun Baru 2016. Semoga ditahun ini kita semua mendapatkan semua hal yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Amiin.





Wednesday, December 30, 2015

Informasi dan Bisnis Ujungjaya

Buat anda warga Masyarakat Kecamatan Ujungjaya dan sekitarnya yang memerlukan informasi seputar Ujungjaya dan ingin mempromosikan Bisnis anda, silahkan kunjungi website kami atau datang ke kantor kami di Jl. Babakan Jemah Dusun Cilega Desa Sakurjaya Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang

.

Saturday, December 26, 2015

Jembatan Leuwi Awi Rusak

Jembatan Leuwi Awi yang berada di Kecamatan Ujungjaya tepatnya antara Desa Ujungjaya dan Sakurjaya sudah hampir tiga minggu mengalami rusak berat. Jembatan yang berada di jalur alternatif Cijelag-Cikamurang itu mengalami rusak berat terutama di ujung selatan nya. Tak pelak lagi arus lalu-lintas menjadi tidak lancar. mobil-mobil truk besar yang biasa lewat mendadak sepi. Bahkan tepat pada hari Natal hari Jumat tanggal 25 Desember, jembatan itu tidak bisa dilalui kendaraan bermotor satu pun, baik mobil maupun motor. arus lalu lintas yang menuju cijelag dari cikamurang atau sebalinya terpaksa dialihkan ke daerah Banggala Desa Palasah.

Pada Jumat sore jembatan sudah bisa dipakai lagi, walaupun baru bisa oleh sepeda motor. Sementara mobil besar maupun kecil masih harus menempuh jalan Banggala. Dijembatan tersebut terpasang peringatan untuk tidak melewatinya, bahkan penjagaan pun dilakukan oleh warga sekitar dan Kepolisian.






Monday, November 30, 2015

Study Banding Gedong Gincu

Pada 30 November 2015 Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Dinas P3) melaksanakan kegiatan Study Banding Mangga Gedong Gincu ke sentra Agrobisnis Gedong Gincu di Kecamatan Sedong dan Kedawung Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini di biayai oleh APBD II melalui Pagu Indikatif Kewilayah Kecamatan Ujungjaya tahun anggaran 2015.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari tiap desa se kecamatan Ujungjaya, di tambah peserta dari unsur Kecamatan dan Koramil Ujungjaya dengan jumlah peserta 100 orang.

Kegiatan berupa penyampaian materi oleh ketua Gapoktan Sami Mulya (Hoeruddin), Penyuluh Pertanian Kabupaten Cirebon, Juga Kabid Hortikultura Badan Penyuluh Kabupaten Cirebon.

Selain itu ada tanya jawab dan kunjungan ke kelompok pembuat olahan mangga Gedong Gincu atau Mangga Gedong Gincu Grage.

Banyak ilmu yang didapat oleh peserta diantaranya; pohon gedong gincu di sana dilaburi semacam laburan putih yang berguna untuk mengurangi getah, juga ilmu lain seperti pemeliharaan dahan yang setiap habis panen harus dipangkas, juga penanggulangan hama.








Hari Korpri

Setiap tanggal 30 November Indonesia memperingati Hari KORPRI. dan Tema Peringatan tahun ini adalah :

"Dengan Memperkokoh Netralitas dan Profesionalitas, KORPRI Siap Menyukseskan Nawacita Demi Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat"

Selamat Hari Korpri.

.

Hari Guru Atau hari PGRI



Tepat tanggal 25 November setiap tahunnya, Indonesia memperingati Hari Guru Nasional, yang juga adalah hari lahirnya organisasi guru yaitu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Namun tahukah Anda asal usul mengapa tanggal tersebut dipilih menjadi hari yang khusus bagi para pahlawan tanpa tanda jasa?
Sejak sebelum kemerdekaan Indonesia, para pegiat pendidikan di nusantara telah mendirikan organisasi bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) tahun 1912. Anggotanya merupakan kalangan Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, dan Penilik Sekolah yang bekerja di sekolah-sekolah yang ada di tanah air.

Kemudian, kuatnya keinginan untuk merdeka dan mendirikan negara sendiri yang bernama Indonesia membuat pengurus dan anggota PGHB mengubah nama organisasi mereka menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) di tahun 1932.

Usai kemerdekaan 17 Agustus 1945, para pengurus dan anggota PGI menyelenggarakan Kongres Guru Indonesia yaitu tepat di 100 hari setelah tanggal kemerdekaan tersebut, 24 -25 November 1945. Kongres yang berlangsung di Kota Surakarta tersebut diadakan untuk mengikrarkan dukungan para guru untuk NKRI. Saat itu, nama organisasi PGI pun diperbarui menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Dilansir oleh situs resmi PGRI, karena jasa dan perjuangan yang telah dilakukan oleh para guru di tanah air, maka Pemerintah RI melalui Kepres No 78 Tahun 1994 menetapkan tanggal berdirinya PGRI sebagai Hari Guru Nasional.

Keppres itu juga dimantapkan di UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menetapkan tanggal 25 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Guru Nasional, yang kerap diperingati bersamaan dengan ulang tahun PGRI.

Guru Juga di sebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Jadi sekalian saja kami mengucapkan Selamat Hari Guru dan Selamat Hari Pahlawan. 



Friday, November 6, 2015

Diabetes Melitus (DM)



Diabetes Melitus atau penyakit gula disebabkan karena Darah terlalu banyak mengandung gula. Yang dikhawatirkan dan berbahaya adalah komplikasinya. Darah menjadi kental menggumpal sehingga aliran darah tidak lancar pada syaraf sehingga bisa mengakibatkan stroke, ginjal jadi tidak mampu menyerap sehingga menyebabkan kencing jadi manis bahkan terjadi gagal ginjal.

Kadar Gula/Glukosa normal dalam darah adalah 180 mg/dl atau dibawah 200mg/dl. Penderita diwajibkan mengatur pola makan dan mengontrol banyaknya makanan yang dikonsumsi terutama karbohidrat. Berikut pola makan dan besar makanan yang harus dikonsumsi oleh penderita Diabet :
  • Makan pagi         : Nasi 1 gelas, temannya nasi bebas, bisa sayuran, daging dengan jumlah tertentu
     Jam 10 han bisa makan buah-buahan, diantaranya :
  1. Semangka           : 2 potong kecil
  2. Pisang                   : 1 buah
  3. Pepaya                 : 2 potong kecil
  4. Tomat                   : bebas
  5. Kurma                   : 3 Biji
  6. Anggur                 : 5 Biji
  • Makan Siang      : Nasi 1,5 gelas, temannya nasi bebas, seperti sayuran, daging dll dengan jumlah tertentu
    Jam 3 Sore bisa makan buah-buahan Seperti yang dimakan jam 10.
  • Makan Malam   : Nasi 1 gelas, temannya bebas.

Makanan karbohidrat pengganti nasi bisa berupa :
  • Kentang               : 3 Biji
  • Jagung                  : 1 Batang
  • Singkong              : ½ Batang
  • Mie                        : 1 Bungkus

Jatah makanan yang tidak bisa dikonsumsi pada waktu makan pagi atau siang, bisa dimakan pada waktu makan lain. Misal makan pagi cuma setengah gelas, maka jatah setengah gelas bisa dimakan jam 10 atau nanti malam. Hal ini bisa terjadi pada bulan puasa.

Makanan harus dikunyah perlahan sebanyak 30 kunyah dan diemut oleh air liur agar makanan bisa mudah diserap oleh organ pencernaan dalam perut seperti usus dan lambung, bila makanan tidak lembut maka lambung akan mengeluarkan asam untuk menghancurkannya, sehingga terjadi penyakit maag.


Monday, November 2, 2015

Raudhatul Athfal (RA) di Ujungjaya

Pendidikan anak usia dini semakin banyak di Keamatan Ujungjaya. Selain yang berada di bawah Dinas Pendidikan, Pendidikan Anak Usia Dini juga ada yang dikelola oleh Kementrian Agama yang dikenal dengan RA atau Raudhatul Athfal.

Sekolah RA yang ada di Ujungjaya diantaranya :
  1. RA Miftahul Huda, beralamat di Dusun Cilega Desa Sakurjaya
  2. RA Nurul Awaliyah, beralamat di Dusun Mareleng Desa Cipelang
  3. RA Riyadul Jannah, beralamat di Dusun Palasah Desa Palasari
  4. RA Nur Manah, beralamat di Dusun Cikoang Desa Sakurjaya 
  5. RA Asy-Syifa, beralamat di Dusun Sukaratu Desa Sukamulya





Thursday, October 22, 2015

Penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue)

Postingan ini dibuat untuk berbagi pengalaman tentang penyakit DBD, karen Putri kami Dehan Tiara Ajmala Zahra pernah terkena penyakit ini.

Anak-anak adalah salah satu yang paling rentan terhadap bahaya penyakit DBD, sehingga pengenalan gejala DBD pada anak sejak dini sangat penting. Pengenalan gejala DBD sejak dini, baik pada anak-anak maupun orang dewasa, adalah salah satu langkah penting pencegahan kematian yang disebabkan oleh penyakit yang berbahaya ini. Oleh karena itu sudah sepatutnya masyarakat mengenali dan mewaspadai gejala penyakit ini. Penyakit DBD atau Demam Berdarah Dengue ini merupakan salah satu penyebab kematian yang sebenarnya bisa membunuh seseorang secara perlahan, tetapi seolah-olah terjadi dalam waktu yang singkat. Bayangkan saja, ketika seseorang panas dan panasnya sudah mulai menurun, justru itu bukan pertanda seorang penderita DBD akan sembuh. Pertanda tersebut adalah tanda di mana seseorang sedang mengalami fase kritis dan seharusnya sudah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dikarenakan minimnya pengetahuan masyarakat akan fase DBD, maka tak jarang korban berjatuhan karena terlambat mendapatkan penanganan. Terutama adalah anak-anak, di mana daya tahan tubuh anak-anak tentunya belum sekuat orang dewasa. Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti ini bisa menular. Maka dari itu seharusnya kita sebagai anggota masyarakat harus menjaga kondisi lingkungan supaya tidak menjadi sarang bagi nyamuk tersebut.



Gejala DBD pada Anak dan Orang Dewasa Tahapan Awal

Pada umumnya penyakit ini memang lebih mudah menyerang anak-anak, terutama balita. Namun bukan berarti orang dewasa boleh aman, karena orang dewasa pun bisa terjangkit atau tertular melalui gigitan nyamuk aedes agypti. Sebenarnya penyakit ini disebabkan oleh adanya virus dengue yang disebarkan oleh gigitan nyamuk aedes agypti. Maka dari itu, ketika nyamuk menggigit satu orang yang terkena virus dengue, maka orang lain juga bisa tertular virus dengue tersebut apabila digigit oleh nyamuk yang sudah membawa virus tersebut. Virus dengue ini akan mengganggu sistem pembekuan darah yang terjadi di dalam tubuh.
Biasanya jika dilakukan pemeriksaan, jumlah trombosit akan merosot dan bahkan akan menurun drastis bagi yang sudah parah. Hal inilah yang terkadang mengakibatkan pendarahan yang bisa terjadi di beberapa bagian tubuh seperti muntah darah, mimisan dan sebagainya. Dan biasanya ketika penderita sudah mengalami muntah darah, fase itulah yang terkadang biasa mengakibatkan kematian.
Nah, supaya Anda bisa lebih waspada, sebagai orang tua Anda perlu mengetahui apa saja gejala DBD pada anak. Ketika seorang anak balita mengalami demam berdarah, biasanya si anak akan menunjukkan gejala-gejala yang muncul di hari keempat sampai hari-hari selanjutnya, diantaranya: 

1. Demam Tinggi
Anak penderita demam berdarah biasanya akan mengalami demam tinggi mencapai 40 derajat Celcius. Badan si anak akan menggigil sekaligus mengalami panas dingin. Fase demam yang terjadi pada penderita DBD menunjukkan grafik seperti pelana kuda. Pada awalnya memang mengalami panas tinggi, namun pada fase kritis demam akan menurun dan di sinilah terkadang terjadi salah paham. Namun sebenarnya setelah itu demam bisa kambuh lagi. Biasanya demam tinggi ini terjadi selama kurang lebih satu minggu, maka dari itu jika Anda mengalami gejala tersebut segera bawa anak Anda ke dokter. 

2. Lemas dan Lesu
Gejala DBD pada anak yang lainnya adalah mendadak merasa sangat lesu dan lemas. Jika biasanya si anak terlihat sangat aktif bermain, berlarian kesana dan kemari, kemudian tiba-tiba dia menjadi merasa lemas dan lesu, waspadai gejala tersebut. Apalagi jika si anak mengeluhkan rasa nyeri di bagian belakang matanya. Selain itu anak juga bisa merasakan sakit kepala danjuga wajahnya terlihat sangat pucat. Jika anak Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter. Bisa jadi anak Anda sedang mengalami fase-fase awal demam berdarah. 

3. Bintik-Bintik Merah
Meskipun tidak semua penderita demam berdarah akan mengalami gejala bintik merah ini, namun tak jarang juga bintik-bintik merah dan ruam akan muncul di sekujur tubuh. Pada anak, bintik merah tersebut diakibatkan oleh infeksi virus dengue yang mengakibatkan terganggunya sistem pembekuan darah. Seperti yang tadi sudah dibahas bahwa pada fase berbahaya, baik anak-anak ataupun orang dewasa akan megalami mimisan dan juga muntah darah yang warnanya kehitaman. Gejala DBD pada orang dewasa pun biasanya juga sama. Namun terkadang bintik merah tidak muncul pada orang dewasa. 

4. Rasa Mual
Penderita demam berdarah biasanya juga akan merasakan mual dan ingin muntah. Nafsu makannya pun akan berkurang karena perasaan tidak enak pada perutnya tersebut. Pada orang dewasa mungkin hanya merasa mual, namun pada anak-anak terkadang akan muncul gejala lain yaitu rasa gatal pada telapak kaki dan juga batuk pilek. Terlihat sepele, namun jika dibiarkan dan tidak ditangani lebih lanjut, penyakit ini akan semakin parah dan berbahaya.
Namun demikian perlu Anda ketahui bahwa pada gejala DBD pada anak, biasanya yang terjadi hanya dalam tahapan ringan sampai sedang saja. Justru gejala pada orang dewasa bisa terjadi pada tahapan yang sedang sampai berat. Dan pada anak-anak sendiri, setelah serangan virus dengue tersebut usai, ada kemungkinan tubuhnya menjadi lebih kebal terhadap virus-virus tertentu.


Tips Pencegahan Demam Berdarah yang Perlu Dilakukan

Sejak SD mungkin kita juga sudah diajarkan oleh guru kita dalam pelajaran IPA untuk selalu menjaga lingkungan supaya tidak menjadi sarang penyakit aedes agypti. Namun justru sekarang ini, langkah pencegahan seolah sudah dilupakan dan baru dilakukan setelah gejala DBD pada anak atau orang dewasa sudah terjadi. Maka dari itu sebenarnya langkah kongkrit yang harus dilakukan adalah pencegahan yang dilakukan sejak dini, bukan hanya setelah terjadi kasus demam berdarah saja. Nah, berikut ini adalah beberapa tips mencegah demam berdara yang bisa Anda lakukan sejak dini supaya daerah tempat tinggal Anda tidak menjadi rumah yang nyaman bagi nyamuk aedes aegypti.

1. Menguras Bak Air
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah secara rutin menguras atau membersihkan bak air yang ada di rumah Anda. Biasanya jenis nyamuk penyebar DBD ini akan bersarang di tempat-tempat yang basah dan lembab, salah satunya adalah kamar mandi.

2. Menutup Bak Air
Selain dibersihkan atau dikuras, Anda juga disarankan untuk selalu menutup bak penampungan air. Hal ini ditujukan supaya nyamuk tidak bisa masuk ke dalam bak dan berkembang biak di tempat tersebut.

3. Mengubur Sampah
Sampah yang menumpuk juga bisa menjadi salah satu tempat bagi aedes agypti untuk berkembang biak. Maka dari itu kubur atau bakar sampah yang kelihatannya sudah menumpuk.

4. Baju Lengan Panjang dan Lotion Anti Nyamuk
Langkah pencegahan lain adalah dengan memakai lotion anti nyamuk atau menggunakan baju lengan panjang supaya nyamuk demam berdarah tidak bisa menggigit kita.
Nah, itu tadi adalah sedikit penjelasan kami mengenai gejala DBD pada anak dan gejala DBD pada orang dewasa yang sering terjadi, serta cara pencegahan penyakitnya. Demikian artikel kali ini dan semoga bermanfaat.

Tuesday, October 13, 2015

Tahun Baru Islam 1437 H

Umat Islam di seluruh jagat suka cita menyambut tahun baru 1 Muharam 1437 Hijriah yang bertepatan dengan tanggal 14 Oktober 2015.

Keluarga Besar LPK Ajmala Zahra, Crew Ujungjaya Online, Ajmala Zahra Komputer dan Mufida Multimedia, mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1437 H semoga kita senantiasa diberi kesehatan dan bisa berkarya lebih baik lagi di tahun baru ini.


Tuesday, October 6, 2015

Mengatasi Kejang / Step Pada Anak

Postingan ini kami muat karena kejadian Kejang atau Step pada anak sangat berbahaya dan membuat panik orang tua. Oleh karena itu orang tua wajib mengetahui dan mengenali cara mengatasinya.

Ciri-ciri Kejang Pada Anak

1. Bola mata melihat ke atas kening.
2. Kedua tangan dan kaki menjadi kaku dan disertai gerakan kejut.
3. Gigi antara rahang bawah dan atas terkatup.
4. Kadang-kadang disertai dengan muntah dan nafas terhenti sejenak.
5. Apabila sudah parah biasanya disertai dengan tidak sadarkan diri.
6. Kejang yang terjadi biasanya hanya selama 5 menit, namun jika terjadi lebih lama dari 15 menit maka sudah termasuk membahayakan sebab dapat menyebabkan kerusakan pada otak.

Cara Mengatasi Kejang-kejang Pada Anak

1.  Jangan Panik, pindahkan anak ke tempat yang aman seperti kasur dan lantai dan jauh dari benda-benda yang berbahaya.
2. Segera longgarkan pakaiannya dan lepas semua yang menghambat saluran pernafasan sang anak.
3. Miringkan tubuhnya karena umumnya akan mengeluarkan air liur dari mulut yang diakibatkan produksi air liur berlebih sebab syaraf yang mengatur kelenjar air liur tidak terkontrol lagi. Hal ini bertujuan agar cairan langsung keluar sehingga tidak menggenang di mulut dan menghambat saluran pernafasan.
4. Kompres dengan kain yang telah direndam dengan air hangat dan hindari menggunakan air dingin apalagi air es sebab dapat menyebabkan benturan karena perbedaan suhu yang signifikan dan tentunya ini tidak baik.
5. Jangan memasukkan apapun ke dalam mulut sang anak selama kejang berlangsung termasuk memberinya obat-obatan. 
6. Gunakan obat penghilang kejang yang disarankan oleh dokter. Obat ini diberikan kepada anak melalui anus. Obat penghilang kejang yang beredar di pasaran adalah Stesolid.
7. Segera bawa anak ke rumah sakit terdekat. Hal ini bertujuan agar otak tidak terlalu lama tidak mendapat oksigen karena dapat mengganggu otak sang anak.

Monday, October 5, 2015

HUT TNI Ke 70

Keluarga Besar Ujungjaya Online dan LPK Ajmala Zahra, Mengucapkan Dirgahayu TNI ke 70.


Saturday, September 26, 2015

"Kontes Seni Ketangkasan Adu Domba"

Adu  Domba mengandung dua arti:
Adu Domba arti sebenarnya adalah membuat domba berkelahi/beradu (Sheep Fighting). Hal ini banyak menuai kontroversi antara yang membolehkan dan melarang.
Bagi yang membolehkan, ini beralasan bahwa adu domba hanyalah sebuah hiburan atau kesenian rakyat yang juga termasuk budaya seni di tatar sunda. Bahkan sekarang namanya bukan adu domba tapi "Kontes Seni Ketangkasan Domba".

Dalam prakteknya adu domba saat ini diatur oleh wasit, dombanya pun di pilih yang seimbang. 
Setiap Domba hanya bertarung satu kali dengan lawan yang seimbang, itu pun hanya sebanyak 20 kali beradu, jadi tidak sejatuhnya, tapi kalo salah satu lawan sebelum 20 kali beradu sudah kalah atau dianggap berbahaya, maka wasit memberhentikan pertarungan.

Mereka yang membolehkan beranggapan ini budaya sunda harus dilestarikan. bahkan keuntungannya mereka bisa memberikan dampak ekonomi karena bisa memilih mana domba yang berkualitas, bukan hanya bagus beradunya tapi bagus dalam segi postur tubuh, tanduk, warna kulit atau juga penampilan domba. domba yang mempunyai kualitas baik akan bernilai rupiah yang besar.

Sejarah tradisi seni ketangkasan domba Garut ini berawal dari masa pemerintahan Bupati Suryakanta Legawa sekitar tahun 1815-1829, ia sering berkunjung ke sejawat perguruannya bernama Haji Saleh yang mempunyai banyak domba. Sebagai sesama pemilik dan pecinta hewan domba, ia meminta salah satu domba sahabatnya yang dinamai Si Lenjang untuk dikawinkan dengan domba yang ada di Pendopo Kabupaten yang bernama Si Dewa. Lenjang dan Dewa beranak Si Toblo, yang kemudian beranak-pinak menghasilkan keturunan domba Garut yang dikhususkan hanya sebagai hewan pada pentas seni adu tangkas yang berbeda dengan hewan domestik domba umumnya. Kualifikasi dan perawatan keseharian domba khusus adu tangkas ini pun lebih tertata dan terawat. Makan, minum, hingga kesehatannya dijaga. Hingga umumnya, domba jenis ini mempunyai fisik yang kekar dengan berat sekitar 60-80 Kg, tanduk baplang (besar seperti kumis pria yang melebar), warna bulu kebanyakan putih dan telinga ngagiri. Perkembangan selanjutnya dari pemeliharaan domba garut mengarah pada dua sasaran utama, yaitu sebagai penghasil daging dan untuk kesenangan atau hobi, selain hewan domestik pendukung pertanian masyarakat agraris umumnya.











Adu domba arti lain adalah mengadu domba, memfitnah dalam istilah Islam Namimah dalam politik perang Belanda di kenal dengan Devide et Impera. adu domba ini adalah suatu perbuatan tercela yang jelas hukumnya yaitu dosa. banyak dalil yang melarang perbuatan adu domba, diantaranya :

Allah Subhaanahu Wata’aala berfirman:
هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيم
“Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah.” (Al-Qalam: 11)
Dan Allah berfirman:
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيد
“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Qaaf: 18).
Juga Allah berfirman:
وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ
“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela.” (Al-Humazah: 1).
Yang dimaksud di sini adalah nammam (yang melakukan adu domba).
Allah berfiman:
وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ
“Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar” (Al-Lahab: 4).

Maksudnya adalah kiasan bagi pengadu domba, karena istri Abu Lahab adalah orang yang suka membawa berita untuk merusak hubungan sesama manusia, dan disebutkan di sini “kayu bakar”, karena ia menebarkan permusuhan dan kebencian di antara manusia sebagaimana kayu bakar menebarkan api. Adapun mengadu domba adalah gangguan yang ditujukan kepada kaum muslimin untuk merusak hubungan sesama mereka,

Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ. (متفق عليه)

“Tidak masuk Surga orang yang suka mengadu domba.” (Muttafaq ‘alaihi).


Hukum Mengadu Domba/Namimah

Mengadu domba adalah perbuatan yang paling buruk di antara perbuatan-perbuatan buruk, namun paling banyak terjadi di antara sesama manusia hingga tidak ada orang bisa terhindar dari perbuatan itu kecuali sedikit sekali.

Kaum muslimin telah bersepakat menyatakan bahwa mengadu domba itu adalah perbuatan yang diharamkan, karena banyak dalil-dalil dari Al-Qur’an dan An-Sunnah yang secara tegas menyatakan bahwa perbuatan itu adalah haram
.
Al-Hafizh Al-Mankhari berkata: Umat ini telah sepakat mengharamkan namimah, dan juga menyatakan bahwa namimah adalah termasuk diantara dosa yang paling besar di sisi Allah Subhaanahu Wata’aala.

Namimah diharamkan karena dapat menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kaum Muslimin.

Wednesday, September 23, 2015

Idul Adha 1436 H di Ujungjaya

Idul Adha 1436 H tahun ini di peringati tepat pada Hari Kamis 24 September 2015, walau ada juga yang memperingati pada Rabu 23 September 2015. Seperti biasa peringatan Idul Adha di Ujungjaya di awali dengan mengumandangkan Takbir pada malam hari dan melaksanakan Sholat Ied pada pagi harinya dan dilanjutkan dengan menyembelih Hewan Qurban. 

Segenap crew ujungjaya online mengucapkan Selamat Idul Adha 1436 H. Mohon Maaf Lahir Batin. Semoga kita senantiasa bisa bersyukur atas ni'mat Allah SWT, dan kita termasuk orang-orang yang beriman. Amiin. barokallah.


Saturday, September 5, 2015

Bakti Sosial Kepala Desa Sakurjaya "Khitanan Masal"

Masih dalam rangkain hajatan Kepala Desa Sakurjaya Yaya Jaedi Wijaya, hari ini Minggu 6 September 2015 digelar Khitanan Masal. 

Khitanan Masal diikuti oleh anak-anak yatim dan anak-anak dari warga Desa Sakurjaya bahkan ada juga dari Luar Desa Sakurjaya seperti dari Desa Cibuluh, Palasari dan desa Ujungjaya.

Peserta khitanan masal selain diKhitan Gratis juga mendapat bingkisan dan Uang "Panyecep" dari Pa Kuwu.